DENPASAR, BALI – Guna memastikan kesiapsiagaan tertinggi dalam menghadapi situasi darurat medis, Rumah Sakit Khusus Bedah (RSKB) Dharma Usadha Sidhi menyelenggarakan pelatihan penyegaran (refresher course) Bantuan Hidup Dasar (BHD). Kegiatan krusial ini dilaksanakan pada Minggu (17/5/2026) dan bertempat langsung di area rumah sakit setempat.
Pelatihan ini diikuti secara intensif oleh 30 peserta yang terdiri dari jajaran perawat lini depan serta staf fungsional anggota rumah sakit lainnya. Agenda ini dirancang secara berkala untuk terus memperkuat rantai penyelamatan jiwa (chain of survival) di lingkungan internal rumah sakit, sehingga respons terhadap ancaman henti jantung mendadak maupun sumbatan jalan napas dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai standar mutu medis terkini.












Antusiasme Tinggi dan Fokus Mutu Layanan
Meskipun dilaksanakan di akhir pekan, hal tersebut sama sekali tidak menyurutkan motivasi para tenaga kesehatan yang hadir. Tingkat antusiasme para peserta terpantau sangat baik sepanjang jalannya pelatihan. Ruang pertemuan dipenuhi dengan diskusi yang produktif ketika para perawat dan anggota rumah sakit aktif berkonsultasi mengenai studi kasus riil yang sering mereka hadapi di ruang perawatan.
“Kompetensi dalam memberikan Bantuan Hidup Dasar adalah harga mati bagi setiap personel di rumah sakit. Kecepatan tindakan dalam hitungan detik sangat menentukan keselamatan pasien sebelum tindakan lanjutan dilakukan,” ujar salah satu perawat peserta pelatihan.
Selain pemaparan algoritma resusitasi terbaru, tingkat keaktifan peserta semakin terlihat nyata saat memasuki sesi simulasi kompresi dada dan manajemen jalan napas buatan (hands-on). Setiap peserta diwajibkan melakukan demonstrasi praktik secara presisi menggunakan alat peraga guna memastikan teknik penanganan yang dilakukan memenuhi indikator kualitas yang ditetapkan.
Pelatihan Berjalan Lancar dan Efektif
Seluruh rangkaian kegiatan dari pagi hingga selesai dilaporkan berjalan dengan sangat lancar, tertib, dan dinamis. Evaluasi berkala yang dilakukan di akhir sesi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman visual maupun teknis yang signifikan dari seluruh peserta yang terlibat.
Pihak manajemen RSKB Dharma Usadha Sidhi berharap melalui pelatihan berkelanjutan ini, mutu keselamatan pasien (patient safety) dapat terus ditingkatkan secara konsisten. Dedikasi tinggi yang ditunjukkan oleh para perawat dan anggota rumah sakit dalam pelatihan ini menjadi bukti komitmen nyata dalam memberikan pelayanan kesehatan yang aman, profesional, dan tepercaya bagi masyarakat luas.
