Denpasar – Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud), akan menyelenggarakan Lokakarya Penyusunan Visi, Misi, Rencana Strategis (Renstra), dan Kurikulum sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola akademik dan peningkatan mutu pendidikan spesialis yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan layanan kesehatan. Kegiatan ini dirancang sebagai forum resmi untuk evaluasi, penyelarasan, dan finalisasi dokumen strategis prodi secara terukur dan partisipatif.
Pelaksanaan lokakarya ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meninjau dan mengembangkan kurikulum secara berkala, sekaligus melakukan review visi-misi dan penyusunan renstra baru yang selaras dengan perubahan visi-misi fakultas, renstra fakultas, serta capaian periode sebelumnya. Selain sebagai pemenuhan ketentuan regulasi pendidikan tinggi dan SN-Dikti, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis untuk menjaga relevansi kurikulum dengan tuntutan profesi anestesiologi dan terapi intensif, perkembangan teknologi diagnostik, kebutuhan rumah sakit, serta arah penguatan layanan kesehatan.
Lokakarya ini memiliki sejumlah tujuan penting, antara lain: melakukan rekonstruksi visi-misi, menyusun renstra prodi, mengevaluasi kesesuaian CPL dan struktur kurikulum, menyesuaikan kurikulum dengan SN-Dikti dan standar profesi, memperkuat sistem penilaian serta dokumentasi pembelajaran, hingga menetapkan mekanisme implementasi dan monitoring-evaluasi kurikulum untuk menjamin keberlanjutan mutu pendidikan. Pendekatan ini menegaskan komitmen prodi terhadap kurikulum berbasis kompetensi, integratif, dan akuntabel.






Ruang lingkup lokakarya mencakup evaluasi kurikulum berjalan, penyelarasan dengan regulasi dan standar akreditasi, perancangan kurikulum baru/revisi, penghimpunan masukan pemangku kepentingan, serta finalisasi dokumen kurikulum. Proses ini meliputi peninjauan profil lulusan, analisis CPL, evaluasi struktur kurikulum dan materi pembelajaran, harmonisasi CPL-CPMK-mata kuliah, hingga penguatan metode asesmen dan dokumentasi pembelajaran. Luaran kegiatan juga telah dirancang secara komprehensif, termasuk draft visi-misi baru, draft renstra baru, dokumen evaluasi kurikulum, dokumen perumusan CPL, draft struktur kurikulum baru/revisi, rancangan metode pembelajaran dan penilaian, dokumen masukan stakeholder, serta berita acara dan rekomendasi resmi lokakarya.
Kegiatan ini melibatkan stakeholder internal dan eksternal yang memiliki peran strategis dalam pengembangan kurikulum. Dari unsur internal program studi, peserta meliputi Ketua Program Studi/Kepala Departemen, tim penyusun kurikulum, dosen tetap, koordinator modul/mata kuliah, TPPM, tenaga kependidikan, dan perwakilan peserta didik. Dari unsur fakultas/universitas, turut dilibatkan Dekan dan jajaran pimpinan terkait, unit penjaminan mutu fakultas, serta pusat kurikulum/pusat pengembangan pembelajaran. Sementara itu, dari unsur eksternal hadir perwakilan dokter spesialis anestesi dari rumah sakit jejaring, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, manajemen rumah sakit pendidikan utama, Kepala Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif RS Ngoerah, pengguna lulusan, alumni, Ketua Kolegium Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia, serta Koordinator Asosiasi Penyelenggara Pendidikan Program Studi Spesialis dan Subspesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif (AP2PS Anestesiologi dan Terapi Intensif). Keterlibatan multipihak ini diharapkan memperkaya perspektif akademik, klinis, dan kebutuhan dunia kerja dalam perumusan kurikulum.
Lokakarya dilaksanakan pada Jumat, 20 Februari 2026, mulai pukul 08.00 WITA sampai 15.00 WITA, dengan metode kombinasi luring dan daring, bertempat di Ruang Prof. dr. I Goesti Ngoerah Gde Ngoerah, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar. Agenda kegiatan meliputi pembukaan, pemaparan visi-misi dan renstra FK Unud, pemaparan visi-misi dan renstra prodi, strategi penyusunan kurikulum, sesi hambatan dan tantangan implementasi renstra/kurikulum, pemaparan standar pendidikan profesi dari Kolegium, pemaparan kurikulum prodi, serta beberapa sesi diskusi untuk menghimpun masukan dan rekomendasi. Melalui penyelenggaraan lokakarya ini, Prodi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif FK Unud menegaskan komitmennya untuk terus membangun sistem pendidikan spesialis yang relevan, adaptif, berbasis kompetensi, dan berorientasi mutu, sejalan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan masa kini dan masa depan. Hasil lokakarya diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pengembangan kurikulum yang implementatif serta peningkatan kualitas lulusan dokter spesialis anestesiologi dan terapi intensif. – LUD
